Halo dan selamat datang di serialsilat.com
Home Resensi Ruang Baca Galeri Forum Serbaneka Kontak

KISAH CINTA
Bagian 1 |  Bagian 2 |  Bagian 3 |  Bagian 4


Yang Guo dan Xiao Longnui

O mortals, what is love? That binds beyond life on earth?

Kisah cinta antara Yang Guo dan Xiao Longnui dapat dipandang sebagai salah satu kisah cinta terhebat yang pernah diceritakan. Kisah cinta di antara mereka begitu menyentuh dan mengharukan dalam setiap aspek di dalamnya.



Yang Guo adalah seorang yang periang, yang suka bersenang-senang, dan mencoba menjalani hidupnya semaksimal mungkin. Xiao Longnui adalah murid Lin Chaoying dari Partai Makam Kuno, yang dibesarkan dalam didikan untuk tidak mempercayai laki-laki dan menganggap bahwa semua laki-laki di dunia ini adalah jahat. Ia tumbuh besar seorang sendiri, terasing dari dunia luar, dan sama sekali tidak tahu akan hal-hal di dunia ini. Ia dididik untuk tidak memiliki perasaan dan emosi seorang manusia. Dingin dan tanpa ekspresi, begitulah Xiao Longnui, namun ia memiliki kecantikan yang begitu mempesona yang dapat membuat setiap mata yang memandang terpana.

Yang Guo masih berumur 14 tahun dan Xiao Long nui telah beranjak dewasa delapan belas tahun saat mereka pertama kali berjumpa. Yang Guo sedang dikejar oleh guru-gurunya dari Sekte Quanzhen saat ia bertemu dengan Nenek Sun, yang menolongnya dan membawanya ke Makam Kuno, di mana ia bersama majikan perempuannya Xiao Longnui tinggal. Pada detik-detik akhir hidupnya, Nenek Sun memohon kepada majikannya Xiao Longnui yang enggan menerima Yang Guo untuk mau menerimanya sebagai murid. Tidak memiliki pilihan lain, akhirnya Xiao Longnui menyanggupi untuk menerima Yang Guo meskipun sebenarnya peraturan Partai Makam Kuno, yang diperuntukkan bagi perempuan saja, melarangnya.

Masa-masa awal kehidupan Yang Guo di Makam Kuno tidaklah begitu menyenangkan, karena gurunya, yang ia panggil bibi, sangatlah keras dan tidak terlalu baik dan memperhatikannya. Adalah wajar demikian, karena Xiao Longnui dibesarkan seperti itu.

Namun seiring dengan perjalanan waktu, hati Xiao Longnui yang beku pun mulai mencair, meski ia sekuat tenaga mencoba untuk tidak menunjukkannya. Di luar dia masih kelihatan keras dan disiplin, namun di dalam hatinya, ia sungguh memperhatikan Yang Guo. Sebuah perhatian yang bukan cinta, karena Xiao Longnui belum tahu apakah cinta itu. Yang diketahuinya hanya bahwa ia sangat mempedulikan keselamatan Yang Guo dan ia merasa sangat kehilangan apabila Yang Guo pergi.

Tiga tahun kemudian, Yang Guo yang sekarang berumur 17 tahun telah tumbuh menjadi seorang pemuda yang tampan, dan ia semakin hari semakin mengasihi bibinya. Ia memandang bibinya sebagai idolanya, gurunya, dan wanita tercantik yang ada di dunia ini. Tinggal selama tiga tahun bersamanya telah mengikat hatinya kepada satu orang wanita saja, yaitu Xiao Longnui.

Ketika Xiao Longnui cedera karena berlatih ilmu Yu Nu Xing Jing bersama Yang Guo, Li Mochou, kakak seperguruannya yang jahat, masuk menyerang ke dalam Makam Kuno. Tidak memiliki harapan untuk bertahan melawan Li Mochou karena cedera yang dialaminya, Xiao Long Nui dan Yang Guo memutuskan untuk menutup seluruh pintu masuk ke Makam Kuno untuk selama-lamanya agar Li Mochou pun mati bersama mereka dan tidak bisa melakukan kejahatan kembali. Sebelum mereka melakukan itu, Xiao Longnui menyuruh Yang Guo untuk pergi keluar dari Makam Kuno dan meninggalkannya untuk mati bersama Li Mochou. Yang Guo berpura-pura menyetujuinya, namun kemudian melompat masuk kembali ke Makam Kuno saat pintu hampir tertutup penuh. Kepada bibinya ia berkata: “Bila engkau memutuskan untuk tinggal di sini selamanya, maka aku pun akan tinggal di sini menemanimu.”

Pada saat itu, Xiao Longnui merasakan sesuatu di dalam hatinya yang ia sendiri tak dapat menggambarkannya. Untuk pertama kali dalam hidupnya ia merasakan sesuatu di dalam hatinya. Bukan kemarahan karena Yang Guo tidak menuruti perintahnya, namun sesuatu yang sungguh mengejutkannya, ia merasa begitu senang Yang Guo memutuskan untuk tinggal bersamanya.

Setelah sekian waktu berada di dalam Makam Kuno, mereka tanpa sengaja menemukan sebuah petunjuk akan adanya jalan keluar yang lain, yang Xiao Longnui sendiri pun tidak mengetahuinya. Bersama-sama mereka menemukan jalan keluar itu, dan keluar untuk memulai petualangan bersama mereka untuk pertama kali ke dunia luar.


Bagian 2 »


« Profil Tokoh Momen yang Menyentuh »

Peta Situs Buku Tamu Hubungi Saya
Serial Silat © 2003. All rights reserved. Serial Silat is a registered trademark of TungNing.com.
All copyrights to pictures and story translations belong to their respective owners and translators. Reproduction or reprinting in its whole entirety or parts, on any medium, including the Internet, without permission is prohibited.
HALAMAN MUKA |  RESENSI |  RUANG BACA |  GALERI |  SERBANEKA |  FORUM |  CHAT |  HUBUNGI SAYA