Halo dan selamat datang di serialsilat.com
Home Resensi Ruang Baca Galeri Forum Serbaneka Kontak

KISAH CINTA
Bagian 1 |  Bagian 2 |  Bagian 3 |  Bagian 4


Satu-satunya obat penawar racun Bunga Cinta yang tersisa ada di tangan Qiu Qianchi dan ia menginginkan kepala Huang Rong dan Guo Jing, yang telah membunuh Qiu Qianran kakaknya, sebagai ganti dari obat penawar tersebut. Karena kebetulan Yang Guo pun berencana membalas kematian ayahnya, Yang Guo menyanggupi tawaran tersebut, untuk kembali dengan kepala Guo Jing dan Huang Rong. Namun, di Xiang Yang, Yang Guo melihat betapa patriotiknya Guo Jing dan tidak sanggup untuk membunuhnya. Xiao Longnui, di sisi yang lain, membantu Huang Rong dalam persalinan Guo Xiang dan kemudian menculik si bayi dengan rencana untuk ditukarkan dengan obat penawar racun bagi Yang Guo.

Di tengah kekacauan akibat serangan Mongolia atas kota Xiang Yang, ditambah dengan perkelahian antara Wu bersaudara untuk memperebutkan Guo Fu, dan juga pertempuran antara Li Mochou dengan Xiao Longnui, setiap orang menjadi saling terpisah satu sama lainnya. Yang Guo bertemu dengan Wu bersaudara dan harus mengatakan kepada mereka bahwa ia akan menikahi Guo Fu dalam upaya untuk menghentikan perkelahian mereka. Namun Xiao Longnui tanpa sengaja mendengar kata-kata Yang Guo tersebut, ia menjadi patah hati sekali lagi. Ia mendapat pukulan yang lebih hebat lagi ketika mengetahui bahwa adalah Yin Ziphing yang telah menodainya, bukan Yang Guo. Merasa tidak lagi memiliki muka untuk menemui Yang Guo, Xiao Longnui pun pergi, bertekad untuk membalas dendam kepada Yin Zhiping.

Saat Yang Guo, yang terluka akibat pertempuran dengan Jinlun Fawang dan Li Mochou, terbangun, ia menemukan bibinya telah pergi. Saat itu Guo Fu masuk dan marah-marah atas apa yang telah Yang Guo katakan kepada Wu bersaudara sehingga mereka sekarang mengabaikannya. Guo Fu pun mengeluarkan kata-kata hinaan terhadap Xiao Longnui sehingga Yang Guo sangat marah dan menamparnya. Guo Fu tanpa berpikir panjang mengambil pedang dan memotong putus lengan kanan Yang Guo, dan hampir mengakibatkannya mati. Beruntung seekor rajawali raksasa menolongnya, yang juga kemudian membukakan kepada Yang Guo rahasia dari Dugu Qiubai.

Xiao Longnui mengikuti Yin Zhiping dari Xiang Yang sampai ke Kuil Chongyang, dimana murid-murid Quanzhen sedang menghadapi serangan prajurit Mongolia saat itu. Di tengah pertempuran tersebut, Xiao Longnui tanpa sengaja terpukul oleh lima tetua Quanzhen sehingga terjatuh. Yang Guo, yang kebetulan menyaksikan itu, menjadi sangat marah dan menyerang tetua Quanzhen untuk membalas, namun Xiao Longnui mencegahnya dan berkata bahwa ia memang ingin mati. Ia kemudian menceritakan kepada Yang Guo bahwa ia telah dinodai oleh Yin Zhiping. Yang Guo yang sangat marah hendak membunuh Yin Zhiping, tetapi sebelum ia sempat melakukannya Yin Zhiping telah melontarkan dirinya sendiri ke pedang Xiao Longnui karena merasa bersalah.

Untuk meyakinkan Xiao Longnui betapa ia mencintainya dan betapa tidak pedulinya ia akan apa yang Yin Zhiping telah lakukan kepadanya, Yang Guo meminta Xiao Longnui menjadi istrinya saat itu juga di Kuil Chongyang. Disaksikan oleh Sun Bu’er yang sebenarnya keberatan, Yang Guo dan Xiao Longnui berlutut di depan gambar Wang Chongyang dan mengikrarkan diri mereka sebagai suami dan istri, sebelum membungkuk memberi hormat sebanyak tiga kali.


Saat keduanya kembali ke Makam Kuno, kondisi Xiao Longnui semakin memburuk. Pertama ia terkena racun Bunga Cinta, dan kemudian ia menerima pukulan dahsyat dari lima tetua Quanzhen. Seolah itu semua belum cukup, Guo Fu pun tanpa sengaja menusuknya dengan salah satu jarum Li Mochou yang beracun. Tak ada harapan lagi bagi Xiao Longnui, tak ada obat yang dapat menyembuhkannya lagi, sedangkan obat penawar bagi Yang Guo pun berada di tangan Qiu Qianchi.

Saat Xiao Longnui akhirnya berhasil mendapatkan satu-satunya obat penawar bagi Yang Guo, obat penawar itu hanyalah cukup untuk menyelamatkan satu orang, sehingga Yang Guo membuangnya mengetahui bahwa ia tidak mungkin dapat hidup sendiri tanpa Xiao Longnui. Mereka pun memutuskan untuk menghabiskan sisa waktu mereka bersama dan kemudian mati bersama-sama.

Huang Rong menemukan sejenis rumput yang tumbuh dekat Bunga Cinta yang dapat menyembuhkan Yang Guo, meski tetap tidak ada obat yang dapat menyembuhkan Xiao Longnui. Ia mengabari Xiao Longnui akan rumput yang dapat menyembuhkan Yang Guo itu. Menginginkan Yang Guo dapat tetap hidup, Xiao Longnui meninggalkan pesan bagi Yang Guo di atas batu di Lembah Tanpa Cinta mengatakan bahwa ia telah pergi dan akan kembali dalam 16 tahun, dan bahwa Yang Guo harus memakan obat penawar itu sehingga ia dapat tetap hidup untuk menantinya kembali dalam 16 tahun. Pada kenyataannya, mengetahui tak ada obat baginya sendiri, Xiao Longnui terjun ke jurang Lembah Tanpa Cinta, membunuh dirinya sendiri agar Yang Guo mau memakan obat penawar tersebut.

Huang Rong menduga Xiao Longnui telah bunuh diri untuk membuat Yang Guo memakan obat penawar yang ditemukannya itu. Khawatir Yang Guo akan bunuh diri bila ia menyadari itu, ia berbohong kepada Yang Guo dengan mengatakan bahwa Xiao Longnui telah pergi dengan Biksuni Laut Selatan (Nan Hai Seng Nui) untuk menjadi muridnya dan bila Yang Guo mencoba mencarinya, ia akan marah dan menolak untuk mengajari Xiao Longnui.


« Bagian 2 |  Bagian 4 »


« Profil Tokoh Momen yang Menyentuh »

Peta Situs Buku Tamu Hubungi Saya
Serial Silat © 2003. All rights reserved. Serial Silat is a registered trademark of TungNing.com.
All copyrights to pictures and story translations belong to their respective owners and translators. Reproduction or reprinting in its whole entirety or parts, on any medium, including the Internet, without permission is prohibited.
HALAMAN MUKA |  RESENSI |  RUANG BACA |  GALERI |  SERBANEKA |  FORUM |  CHAT |  HUBUNGI SAYA