Halo dan selamat datang di serialsilat.com
Home Resensi Ruang Baca Galeri Forum Serbaneka Kontak

KISAH CINTA
Bagian 1 |  Bagian 2 |  Bagian 3 |  Bagian 4


Waktu berlalu, dan enam belas tahun pun telah terlewati. Dalam enam belas tahun ini, Yang Guo telah berkembang menjadi seorang pendekar besar, dan dikenal sebagai sang Pendekar Rajawali Sakti. Ia melakukan banyak perbuatan baik di mana-mana dan sangat dihormati oleh orang-orang, sambil menanti dengan sabar akan datangnya satu hari di mana ia dapat bertemu kembali dengan istrinya di Lembah Tanpa Cinta.



Satu hari sebelum hari pertemuannya dengan Xiao Longnui, Yang Guo bercakap-cakap dengan Huang Yaoshi, dan ia pun menanyakan perihal Biksuni Laut Selatan ini, namun Huang Yaoshi tidak pernah mendengar tentang Biksuni tersebut. Yang Guo pun akhirnya menyadari bahwa ia telah dibohongi selama 16 tahun ini. Istrinya sebenarnya telah mati meninggalkannya 16 tahun silam. Ia sangat marah kepada dirinya telah begitu bodoh selama ini. Akan tetapi keesokan harinya, dengan penuh harapan, Yang Guo tetap menanti di Lembah Tanpa Cinta. Ia menunggu sejak fajar sampai terbenam matahari dan sampai keesokan paginya lagi. Rambut di keningnya berubah menjadi putih dalam satu malam tersebut, memikirkan istri yang sangat dikasihinya.

Kesedihan hatinya semakin memuncak saat ia membaca tulisan tangan Xiao Longnui berulang- ulang kali. Ia berkhayal melihat Xiao Longnui 16 tahun lalu di sana sebelum melompat ke dalam jurang dan berkata, “Dalam 16 tahun, engkau akan telah melupakanku.” Yang Guo menjerit balik kepada khayalannya itu, “Engkau pikir dalam 16 tahun saya akan melupakanmu? Saya tidak akan pernah melupakanmu!” Dan saat ia melihat Xiao Longnui dalam khayalannya melompat ke dalam jurang, ia pun tanpa berpikir panjang melompat mengejarnya.

Bagian dasar jurang rupanya dipenuhi oleh air. Yang Guo pun berenang semakin dalam dan dalam sampai ia muncul di sisi lain dari jurang tersebut, di sebuah area yang terbuka. Ada pepohonan di sana, rumput, dan... sebuah rumah! Harapan Yang Guo tumbuh kembali, ia berharap Xiao Longnui juga tidak mati dan mungkin tinggal di sana.



Yang Guo melangkah memasuki rumah itu, yang terlihat bersih dan rapi. Dan kemudian ia melihat seutas tali tergantung di antara dua dinding, bagaimana Xiao Longnui selalu tidur selama ini. Saat Yang Guo melangkah keluar dari ruangan itu, dilihatnya Xiao Longnui membalikkan badan melihat ke arahnya. Yang Guo dan Xiao Longnui dipersatukan kembali setelah 16 tahun berpisah. Tak terucapkan kebahagiaan yang mereka rasakan saat itu. Yang Guo merasa begitu bahagia menemukan istrinya selamat dan dapat bertemu kembali dengannya. Mereka saling memanggil nama mereka masing-masing. Yang Guo mengungkapkan bahwa Xiao Longnui tidaklah berubah sedikit pun, dan menunduk merasa malu. Xiao Longnui dengan cepat berkata, “Kamu sudah dewasa sekarang...”

Di bawah jurang itu, mereka saling bertukar cerita bagaimana mereka telah menjalani hidup mereka selama mereka berpisah. Racun di dalam tubuh Xiao Longnui rupanya dapat dimusnahkan dengan memakan madu dari lebah-lebahnya dan memakan ikan dari danau di bawah jurang itu. Namun ia tidak dapat menemukan jalan untuk naik keluar dari jurang itu. Bersama rajawalinya akhirnya Yang Guo dan Xiao Longnui terbang keluar dari jurang tersebut.

Setelah menolong Guo Jing dan yang lainnya mempertahankan benteng Xiang Yang dari serangan tentara Mongol, dan membunuh pangeran Mongolia Hu Bilie, Yang Guo dan Xiao Longnui akhirnya berangkat untuk memulai perjalanan mereka bersama, mengasingkan diri dan menjalani kehidupan sebagai orang biasa. Mereka hidup bahagia sampai akhir hayat mereka dan tidak pernah terdengar lagi kabarnya.



Catatan: Diperkirakan gadis cantik tanpa nama yang berbaju kuning dan memiliki kungfu yang amat hebat yang muncul dua kali di Pedang Langit & Golok Naga, pertama mengungkapkan kepalsuan ketua Perkumpulan Pengemis dan kedua mengalahkan Zhou Zhirou dalam Pertemuan Membunuh Singa, adalah sebenarnya putri dari Yang Guo dan Xiao Longnui. Hal ini tidak pernah dapat dipastikan.


« Bagian 3


« Profil Tokoh Momen yang Menyentuh »

Peta Situs Buku Tamu Hubungi Saya
Serial Silat © 2003. All rights reserved. Serial Silat is a registered trademark of TungNing.com.
All copyrights to pictures and story translations belong to their respective owners and translators. Reproduction or reprinting in its whole entirety or parts, on any medium, including the Internet, without permission is prohibited.
HALAMAN MUKA |  RESENSI |  RUANG BACA |  GALERI |  SERBANEKA |  FORUM |  CHAT |  HUBUNGI SAYA