|
|
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
RINGKASAN CERITA |
|
 |
 |
 |
Bayi yang Lahir dalam Krisis
Guo Jing terluka parah saat mencoba melindungi Yang Guo. Yang Guo bertarung mati-matian dan
menyelamatkan Guo Jing ke tempat yang aman. Empat pendekar Mongolia menerjang masuk ke kota
Xiang Yang untuk menangkap Guo Jing.
Jin Lun Fa Wang membakar kota Xiang Yang untuk memaksa Guo Jing keluar dari persembunyiannya.
Yang Guo dan Xiao Longnui berhasil menarik perhatian Jin Lun Fa Wang untuk mengikuti mereka.
Xiang Longnui saat itu membawa bayi perempuan Huang Rong yang baru lahir. Dia ingin Yang Guo
membawa bayi tersebut ke Lembah Tanpa Cinta untuk ditukarkan dengan obat penawar, namun Yang
Guo enggan melakukannya.
Saat Yang Guo dan Xiao Longnui bertarung melawan Jin Lun Fa Wang, Li Mochou muncul dan merebut
sang bayi. Yang Guo dan Jin Lun Fa Wang mengejarnya. Jin Lun Fa Wang kemudian terkena jarum
beracun Li Mochou dan jatuh ke jurang.
Yang Guo khawatir akan keselamatan bayi tersebut, sehingga ia tetap tinggal dekat Li Mochou,
dan menyusui bayi tersebut dengan susu harimau.
Belakangan, Yang Guo mendengar suara jeritan yang aneh...
Burung Rajawali Raksasa
Yang Guo bertemu dengan seekor burung rajawali raksasa dan diajak ke kuburan seorang ahli
pedang Dugu Qiubai.
Wu Santong merasa sangat kecewa mengetahui kedua anak laki-lakinya sedang saling membunuh
hanya untuk memperebutkan Guo Fu. Yang Guo menaruh simpati kepada Wu Santong dan berhasil
menghentikan pertarungan tersebut dengan berbohong bahwa dia akan menikahi Guo Fu.
Li Mochou muncul dan kedua kakak-beradik tersebut dilukai oleh jarum beracunnya. Yang Guo,
mempertaruhkan nyawanya sendiri, menyedot racun tersebut dari luka mereka. Beruntung seorang
rahib India, Tianzhu Shensheng, menyelamatkannya.
Xiao Longnui patah hati ketika secara tidak sengaja mendengar kata-kata Yang Guo kepada Wu
bersaudara tersebut. Kemudian, dia menjadi semakin putus asa ketika mengetahui bahwa adalah
Yin Zhi Ping yang telah menodainya.
Guo Fu sangat marah ketika mengetahui kedua Wu bersaudara tersebut sekarang meninggalkannya
karena kebohongan Yang Guo. Dia menyerang Yang Guo, yang tidak memiliki cukup tenaga untuk
melawan, dengan sebuah pedang. Lengan kanan Yang Guo terpotong putus oleh serangan tersebut.
Zhou Botong dikelabui oleh Jin Lun Fa Wang dan terkena gigitan mematikan laba-laba beracun.
Ilmu Tangan Kanan dan Kiri
Xiao Longnui dan Zhou Botong terperangkap di dalam sebuah gua yang pintu masuknya tertutup
jaring laba-laba milik Jin Lun Fa Wang yang memiliki racun sangat mematikan.
Xiao Longnui belajar ilmu ‘Fenxin Eryong’ dari Zhou Botong selama dalam gua tersebut dan dia
berhasil melakukan dua hal yang berbeda dengan tangan kanannya dan tangan kirinya pada waktu
yang bersamaan.
Sekte Quanzhen menghadapi ancaman dari luar juga konflik internal. Kaum Mongolia memaksa sekte
tersebut untuk menerima maklumat mereka. Sementara itu Yin Zhi Ping yang baru saja diangkat
sebagai ketua Sekte Quanzhen yang baru dipaksa untuk menyerahkan posisinya kepada Zhao Zhi Jing.
Zhao Zhi Jing menerima maklumat Mongolia, namun pendeta-pendeta yang lain dengan keras
menentangnya, sehingga Zhao Zhi Jing membunuh mereka semua yang menentangnya.
Xiao Longnui yang datang untuk membunuh Yin Zhi Ping dengan tangannya sendiri malah menjadi
terlibat dalam pertikaian sekte tersebut. Ilmu pedangnya sekarang maju amat pesat karena
penggunaan Fenxin Eryong. Dia berhasil mencederai kesemua musuhnya tanpa kesulitan berarti.
Pendekar Mongolia, Xiao Xiangzi, Yin Kexi bukanlah tandingannya. Mereka semua kemudian maju
bersama-sama menyerang Xiao Longnui.
Pedang Rajawali
Xiao Longnui diserang oleh empat pendekar Mongolia dan lima pendekar Quanzhen. Yang Guo tiba-tiba
muncul, sehingga konsentrasi Xiao Longnui terganggu dan dia lupa untuk menyerang balik musuh-musuh
yang sedang dihadapinya. Xiao Longnui terluka amat parah.
Setelah lengan kanan Yang Guo putus terpotong pedang Guo Fu, dia pergi ke lembah di mana dia
pertama kali bertemu dengan rajawali raksasa. Dia menemukan sebuah pedang berat yang ditinggalkan
tuannya yang telah mati, Dugu Qiubai. Di bawah bimbingan rajawali raksasa tersebut, Yang Guo
belajar menggunakan pedang berat itu. Sebagai hasilnya, ilmu silat pedangnya maju dengan pesat.
Huang Rong menemukan bahwa putrinya yang paling kecil berada di tangan Li Mochou. Namun dia
tidak dapat mengambilnya kembali, Guo Xiang dibawa pergi oleh Yang Guo. Yang Guo memutuskan
untuk membawa Guo Xiang bersamanya ke gunung Zhongnan untuk mencari Xiao Longnui.
Rintangan
Yang Guo, yang tinggal memiliki satu lengan, bertarung hebat melawan Jin Lun Fa Wang yang
sangat tangguh itu. Xiao Longnui terluka berat akibat pertempuran itu. Yang Guo untuk
menyatakan kesungguhan hati dan perasaannya kepada Xiao Longnui, menikahinya di kuil suci
Chongyang.
Kembali ke Makam Kuno, mereka menemukan surat-surat yang ditulis oleh Wang Chongyang kepada
Lin Chaoying dan mengetahui bahwa ranjang giok es dapat menyembuhkan cedera dan sakit yang
serius. Harapan akan dapat sembuhnya Xiao Longnui pun kembali tumbuh.
Namun saat Yang Guo membantu penyembuhan Xiao Longnui; Li Mochou, Huang Rong, Guo Fu, dan lainnya
masuk menerobos ke Makam Kuno untuk mencari Guo Xiang. Kesembronoan Guo Fu mengakibatkan luka
Xiao Longnui menjadi semakin parah.
Keluar dari Makam Kuno, Yang Guo dan Xiao Longnui bertemu dengan biksu Yideng dan muridnya Ci En.
Ci En masih terus dihantui perbuatan jahatnya di masa lalu, dan sering kali masih belum dapat
menguasai sifat jahatnya.
Yang Guo, Xiao Longnui, Yi Deng, dan Ci En bersama-sama berangkat ke Lembah Tanpa Cinta.
Huang Rong pun datang ke lembah itu. Qiu Qianchi mendesak kakaknya Ci En untuk membunuh Huang
Rong, untuk membalaskan dendam saudara kembarnya. Ci En sekali lagi jatuh ke dalam pergumulan
antara baik dan jahat...
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |

|
|
 |
|
 |