Halo dan selamat datang di serialsilat.com
Home Resensi Ruang Baca Galeri Forum Serbaneka Kontak

RINGKASAN CERITA
Bagian 1 |  Bagian 2 |  Bagian 3 |  Bagian 4

16 Tahun
Ci En akhirnya berhasil menaklukkan keinginannya untuk membalas dendam. Gongsun Ji kemudian muncul dan mencoba mengambil kembali posisi ketua Lembah Tanpa Cinta. Putrinya Gongsun LuEr mati di tangannya. Qiu Qianchi dalam kesedihan karena meninggalnya putrinya akhirnya tewas bersama dengan Gongsun Ji. Cheng Ying, Lu Wu Xiang, dan yang lainnya kemudian membakar semua bunga-bunga di lembah tersebut agar tidak ada lagi orang yang dicelakai oleh Bunga Cinta.

Yang Guo mendapatkan obat penawar racun Bunga Cinta. Namun menyadari bahwa Xiao Longnui yang telah terluka parah dan tidak mungkin dapat hidup lama lagi, Yang Guo tidak mau memakan obat tersebut dan melemparnya ke dalam jurang. Dia siap untuk hidup dan mati bersama istrinya Xiao Longnui.

Huang Rong di sisi yang lain, menemukan sejenis tumbuhan yang tadinya tumbuh dekat Bunga Cinta yang mungkin dapat menawarkan racun Yang Guo. Menyadari Yang Guo pasti tidak akan setuju untuk mencobanya, dia berpaling kepada Xiao Longnui dan membujuknya untuk meminta Yang Guo mengobati keracunannya.

Xiao Longnui melompat ke dalam jurang, meninggal pesan bagi Yang Guo untuk memakan tumbuhan obat tersebut dan bertemu kembali di tempat yang sama 16 tahun kemudian.

Huang Rong membohongi Yang Guo dengan mengatakan bahwa Xiao Longnui dibawa oleh Biksuni Laut Selatan, seorang ahli obat yang dapat menyembuhkan sakit apa pun. Dia meminta Yang Guo patuh kepada istrinya dengan memakan tumbuhan obat tersebut dan menanti kedatangan kembali Xiao Longnui dalam 16 tahun.

Hadiah Ulang Tahun
Enam belas tahun telah berlalu. Guo Xiang telah tumbuh menjadi seorang gadis yang cantik. Sebentar lagi adalah hari ulang tahunnya dan ia berharap Yang Guo dapat menemaninya di hari ulang tahunnya tersebut. Sementara itu, Guo Jing dan Huang Rong mengadakan Pertemuan Pendekar Silat untuk mendiskusikan strategi dalam mengusir kaum Mongolia. Tanpa sengaja, Huang Rong mendengar keinginan ulang tahun Guo Xiang tersebut. Dia khawatir Guo Xiang telah pernah bertemu dengan Yang Guo.

Huo Do membunuh Lu Youjiao, ketua Perkumpulan Pengemis. Tanpa menunggu, Huang Rong mengadakan kompetisi silat untuk memilih pemimpin yang baru.

Tiga hadiah yang telah dipersiapkan Yang Guo bagi ulang tahun Guo Xiang kemudian adalah termasuk membuka kedok Huo Do, membalas dendam Lu Youjiao, dan menghancurkan barisan depan dan membakar perbekalan pasukan Mongolia.

Yang Guo berjumpa dengan Huang Yao Shi dalam pertemuan Perkumpulan Pengemis tersebut, dan menanyainya mengenai Biksu Laut Selatan. Dia mulai khawatir ketika mendengar bahwa menurut Huang Yao Shi tidak ada yang berjulukan Biksu Laut Selatan tersebut.

Kehilangan Harapan
Guo Xiang khawatir Yang Guo akan bunuh diri saat dia menyadari bahwa Xiao Longnui mungkin telah mati selama ini. Dia meninggalkan rumahnya untuk mencari Yang Guo.

Yang Guo melakukan ziarah ke kuburan ayahnya. Dia merasa sungguh terpukul menyadari bahwa ayahnya adalah seorang hina yang mengkhianati negaranya demi kekuasaan dan harta.

Guo Xiang sementara itu tertangkap oleh Jin Lun Fa Wang. Jin Lun Fa Wang menyukai kecerdasan dan kebaikan hati Guo Xiang dan berharap bisa menjadikannya sebagai muridnya. Guo Xiang mencoba melarikan diri namun sia-sia.

Hari perjumpaan dengan Xiao Longnui pun semakin mendekat. Yang Guo tiba di lembah Jue Qing, namun Xiao Longnui tidak juga kunjung tiba. Rambut di pelipis Yang Guo berubah menjadi putih dalam satu malam penantian dan kesedihan itu. Yang Guo menyadari bahwa selama ini dia rupanya telah dibohongi oleh Huang Rong, dan dia pun melompat ke jurang...

Guo Xiang dan Jin Lun Fa Wang tiba tepat pada waktu Yang Guo melompat ke jurang tersebut. Guo Xiang tanpa pikir panjang ikut melompat mengejar Yang Guo.

Penutup
Yang Guo menemukan Xiao Longnui di bawah jurang. Setelah berpisah selama 16 tahun, Yang Guo dan Xiao Longnui akhirnya dapat bersatu kembali.


Pasukan Mongolia menyerang kota Xiang Yang kembali. Huang Yao Shi memimpin pasukan Song melawan musuh.

Jin Lun Fa Wang mengancam untuk membakar Guo Xiang hidup-hidup apabila Guo Jing tidak menyerah. Yang Guo dan Xiao Longnui tiba pada waktu yang tepat. Yang Guo dan Jin Lun Fa Wang bertarung dalam duel terakhir. Dan Jin Lun Fa Wang mati bunuh diri ketika mengetahui bahwa dia bukanlah tandingan Yang Guo. Sementara itu, Hu Bili, pangeran Mongolia juga mati terbunuh.

Guo Xiang menangis sedih ketika Yang Guo dan Xiao Longnui berangkat pergi bersama dengan sang burung rajawali...


« Bagian 3


« Pengantar Profil Tokoh »

Peta Situs Buku Tamu Hubungi Saya
Serial Silat © 2003. All rights reserved. Serial Silat is a registered trademark of TungNing.com.
All copyrights to pictures and story translations belong to their respective owners and translators. Reproduction or reprinting in its whole entirety or parts, on any medium, including the Internet, without permission is prohibited.
HALAMAN MUKA |  RESENSI |  RUANG BACA |  GALERI |  SERBANEKA |  FORUM |  CHAT |  HUBUNGI SAYA