Halo dan selamat datang di serialsilat.com
Home Resensi Ruang Baca Galeri Forum Serbaneka Kontak

PROFIL TOKOH
Tokoh Utama |  Tokoh Baik |  Tokoh Jahat |  Tokoh Lainnya

GUO JING

Guo Jing merupakan tokoh utama dari cerita Legenda Pendekar Rajawali. Ayahnya Guo Xiaotian dan ibunya Li Ping adalah sahabat baik dari keluarga Yang Tiexin dan istrinya Bao Xiruo. Mereka tinggal bertetangga di sebuah dusun bernama Niu Jia Cun, di sebelah timur kota Hang zhou.

Nama Guo Jing merupakan pemberian dari seorang pendeta Tao bernama Qiu Chuji, yang diambil dari sebuah lagu berjudul 'Jing Kang', yang bercerita tentang seorang jenderal terkenal bernama Yue Fei yang mati demi negaranya. Nama tersebut telah diambil dengan harapan Guo Jing saat ia tumbuh dewasa kelak dapat hidup berbakti kepada negaranya dan bersedia mempertahankan negaranya dengan nyawanya sendiri.

Guo Jing telah kehilangan ayahnya sebelum ia lahir. Ayahnya mati terbunuh saat berusaha menyelamatkan keluarganya dan keluarga Yang dari serangan pangeran Chin yang mengingini istri Yang Tiexin, Bao Xiruo. Ibunya ditolong oleh kaum Mongolia, tempat di mana Guo Jing tumbuh besar dan menghabiskan masa kanak-kanaknya.

Guo Jing adalah seorang yang bodoh dan lambat dalam berpikir, akan tetapi ia memiliki hati yang baik dan sangat jujur. Ia selalu memegang kata-katanya, tidak takut mati, dan memiliki keinginan yang amat kuat. Sifatnya ini telah membuatnya menjadi pasangan yang sempurna bagi Huang Rong yang cerdas.

Hanya ada 2 hal penting bagi Guo Jing dalam hidupnya, yaitu membalaskan dendam ayahnya dan membebaskan bangsa Han dari tindasan kaum Chin. Guo Jing pertama belajar silat dari 7 Orang Aneh Dari Selatan, kemudian menjadi murid dari Hong Qigong, ketua Perkumpulan Pengemis Gai Bang, dengan jurus utamanya 18 Jurus Pukulan Penakluk Naga. Ia menguasai ilmu Kitab Sembilan Bulan, setelah ‘dipaksa’ mempelajarinya tanpa sepengetahuannya oleh si Bocah Tua Nakal Zhou Botong. Guo Jing juga sempat belajar gulat Mongolia dan ilmu panah dari Zhe Bie, ilmu pernafasan Quanzhen dari Ma Yu, dan beberapa jurus aneh lainnya dari Zhou Botong (ilmu tangan kanan-kiri dan pukulan kosong).

Dalam cerita Kembalinya Sang Pendekar Rajawali, 2 hal terpenting bagi Guo Jing adalah mempertahankan Song dari invasi kaum Mongolia dan Yang Guo. Guo Jing selalu merasa bertanggung jawab akan kematian Yang Kang dan Mu Nianci, dan akan kehidupan sulit Yang Guo di masa kanak-kanaknya.


HUANG RONG

Huang Rong adalah putri satu-satunya Si Sesat Timur Huang Yaoshi, salah satu dari 5 Jagoan Besar. Ibunya meninggal saat melahirkannya, sehingga ia dibesarkan seorang diri oleh ayahnya di Pulau Bunga Persik.

Tanpa kehadiran sang ibu, Huang Rong tumbuh sebagai seorang yang acuh tak acuh dan tak mengenal tata krama. Ia mewarisi banyak tabiat ayahnya, cerdas dan sangat sulit diatur. Sebagai seorang gadis berumur 16 tahun berkeliaran di jalan, ia sangat senang menjahili orang-orang. Namun sejalan dengan perjalanan waktu, melalui hubungannya dengan Guo Jing, Huang Rong berubah.

Sebagai pasangan Guo Jing dan Huang Rong sempurna satu sama lainnya. Guo Jing seorang yang bodoh namun sangat setia dan baik hati. Bersama-sama pasangan ini dapat mencapai banyak hal besar. Guo Jing memberi Huang Rong cinta kasih dan keamanan yang dibutuhkannya. Sedang Huang Rong dengan kecerdasannya mampu menolong Guo Jing mencapai cita-cita dan tujuan hidupnya, yaitu membalas dendam orang tuanya dan menolong bangsanya Han dari tindasan kaum Chin.

Saat Huang Rong kecil ia tidak sungguh-sungguh mempelajari ilmu silat ayahnya. Sebaliknya ia menjadi murid dari si Pengemis Utara Hong Qigong dan belakangan menjadi pemimpin ke-19 mereka.

Huang Rong sebagai seorang ibu mengalami banyak kesulitan dan kegagalan. Tumbuh tanpa mengenal kasih seorang ibu, Huang Rong menjadi sangat memanjakan putrinya Guo Fu, yang kelak akan menimbulkan banyak kesulitan bagi Yang Guo putra dari Yang Kang dalam cerita Kembalinya Sang Pendekar Rajawali.

Guo Fu merupakan putri sulung mereka dan mewarisi tabiat buruk Guo Jing dan Huang Rong, tidak pandai dan selalu ingin menang sendiri. Putri kedua mereka Guo Xiang memiliki tabiat baik kedua orangtuanya, cerdas dan baik hati. Pada akhirnya Guo Xiang inilah satu-satunya orang yang dapat menjadi jembatan bagi satunya keluarga Yang dan Guo.

Tokoh Baik »


« Ringkasan Cerita Kisah Cinta »

Peta Situs Buku Tamu Hubungi Saya
Serial Silat © 2003. All rights reserved. Serial Silat is a registered trademark of TungNing.com.
All copyrights to pictures and story translations belong to their respective owners and translators. Reproduction or reprinting in its whole entirety or parts, on any medium, including the Internet, without permission is prohibited.
HALAMAN MUKA |  RESENSI |  RUANG BACA |  GALERI |  SERBANEKA |  FORUM |  CHAT |  HUBUNGI SAYA