Halo dan selamat datang di serialsilat.com
Home Resensi Ruang Baca Galeri Forum Serbaneka Kontak

Pengarang Cerita Silat
   Pengarang Cerita Silat Terbesar Sepanjang Masa

Pengarang Utama
  Liang Yu Sheng
  Jin Yong
  Gu Long

 Biografi Lengkap
 Karya Lengkap
  Wang Du Lu

Penyadur Indonesia
  Gan Kok Liang (Gan KL)



PENYADUR INDONESIA


GAN KOK LIANG (GAN KL)

Gan Kok Liang yang lebih dikenal dengan sebutan Gan KL adalah salah satu sastrawan, selain Oey Kim Tiang alias OKT, yang memperkenalkan cerita-cerita silat Tiongkok di Indonesia. Telah dibawanya ke bumi Indonesia karya-karya tiga pengarang silat Tiongkok terkenal: Jin Yong, Gu Long, dan Liang Yusheng.

Gan KL merupakan anak pertama dari delapan bersaudara, putra dari Gan Swie Pie dan Phoa Leng Keng. Ia lahir di Xiamen, China, 14 Agustus 1928 silam dan dibawa orangtuanya ke Indonesia pada tahun 1938 saat tentara Jepang menguasi Xiamen. Mereka mendarat di Surabaya dan kemudian menetap di Kutoarjo, Jawa Tengah. Sekitar tahun 1948 Jepang menguasai Kutoarjo dan keluarga Gan KL pun kembali harus mengungsi dan mereka akhirnya menetap di Semarang.

Tahun 1958, Gan KL mengirimkan karya sadurannya yang pertama berjudul Pendekar Padang Rumput (Sai Wai Qi Xia Chuan) buah karya Liang Yusheng, yang berkisah tentang perjuangan suku minoritas di Sin Kiang melawan kaum penjajah, ke harian Sin Po. Kisah sadurannya itu rupanya digemari banyak orang, sehingga Gan KL memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya saat itu sebagai auditor akuntansi PT Oei Tiong Ham Concern untuk bekerja sepenuhnya menulis cerita silat. Tahun 1961 Gan KL mulai menerbitkan karyanya sendiri dan mengedarkannya ke toko-toko buku, selain menerbitkannya di surat kabar.

Gan KL berhenti menerjemahkan cerita silat tahun 1986 seiring dengan menyurutnya minat pembaca cerita silat. Ia beralih profesi terjun ke bidang hukum dan membuka kantor konsultan hukum yang memberi jasa pengurusan naturalisasi warga negara asing menjadi warga negara Indonesia.

Gan KL yang memiliki hobi membaca dan menyanyi ini dikaruniai lima orang anak dari pernikahannya dengan Tan Bie Nio.


Jumat malam, 28 November 2003, Gan-Tjouwsu-Ya telah pergi meninggalkan kita semua.

terbanglah pulang..
jangan biarkan kerak-kerak altar ini menjerat langkahmu..
kepakkan sayapmu..
tapi jangan lupa beri secercah senyum damai dari alam sana..

selamat jalan om gan..

karya-karyamu 'kan selalu abadi di hati kami..

 tungning, 1 dec 2003


Peta Situs Buku Tamu Hubungi Saya
Serial Silat © 2003. All rights reserved. Serial Silat is a registered trademark of tungning.com.
All copyrights to pictures and story translations belong to their respective owners and translators. Reproduction or reprinting in its whole entirety or parts, on any medium, including the Internet, without permission is prohibited.
HALAMAN MUKA |  RESENSI |  RUANG BACA |  GALERI |  SERBANEKA |  FORUM |  CHAT |  HUBUNGI SAYA