Halo dan selamat datang di serialsilat.com
Home Resensi Ruang Baca Galeri Forum Serbaneka Kontak

ILMU DAN JURUS SILAT
Bagian 1 |  Bagian 2 |  Bagian 3

LEGENDA PENDEKAR RAJAWALI

Dalam Legenda Pendekar Rajawali terdapat dua kitab utama: Kitab Sembilan Bulan (Jiu Yin Zhen Jing), sebuah kitab yang memuat ilmu silat terhebat pada masa itu, dan Wu Mu Yi Shu sebuah kitab strategi perang yang ditulis oleh Yue Fei.

Kitab Sembilan Bulan
Kitab Sembilan Bulan memuat banyak ilmu yang hebat, tidak hanya ilmu silat yang hebat (salah satunya jurus Cakar Tulang Putih Sembilan Bulan yang dipelajari oleh Mei Chaofeng, murid Huang Yaoshi) namun juga memuat ilmu pengobatan, ilmu pukulan, tenaga dalam, dan lain-lainnya.

Kitab Sembilan Bulan disusun oleh Huang Shang, seorang pejabat pemerintah di masa kekaisaran Song, yang berbakat dalam ilmu silat dan kesusasteraan. Kaisar Song memerintahkan Huang Shang untuk menyusun satu kitab berdasarkan ribuan gulungan surat berisikan aneka ragam keterangan, dari tenaga dalam, ilmu pengobatan, sampai filsafat Tao. Kompilasi ini menjadi jilid pertama dari Kitab Sembilan Bulan. Empat puluh tahun kemudian Huang Shang menyusun jilid kedua dari Kitab Sembilan Bulan, berdasarkan hasil penyelidikan dan latihannya selama empat puluh tahun. Ilmu silat yang dihimpun dan ditulis Huang Shang mampu menetralisir ilmu silat mana pun dari partai-partai silat yang ada saat itu.

Kedua jilid Kitab Sembilan Bulan tidak terdengar kabarnya selama beberapa tahun dan baru muncul lagi saat turnamen di Gunung Hua yang pertama diadakan. Lima jagoan besar – si Sesat Timur Huang Yaoshi, Racun Barat Ouyang Feng, Kaisar Selatan Duan Zhixing, Pengemis Utara Hong Qigong, dan Dewa Pusat Wang Chongyang – setuju pemenang dari turnamen tersebut akan menjadi pemilik tunggal dari Kitab Sembilan Bulan. Setelah pertarungan yang sengit selama tujuh hari, Wang Chongyang akhirnya mampu memenangkan turnamen tersebut dan merebut Kitab Sembilan Bulan.

Wang Chongyang mewariskan Kitab Sembilan Bulan kepada adik seperguruannya si Bocah Tua Nakal Zhou Botong. Setelah kematian Wang Chongyang itu, Zhou Botong pergi ke Pulau Bunga Persik untuk memperingati si Sesat Timur Huang Yaoshi untuk tidak mencoba-coba mencuri kitab itu dari tangannya. Istri Huang Yaoshi yang memiliki ingatan fotografis, mampu mengingat seluruh isi dari Kitab Sembilan Bulan dengan sekali melihat saja. Ia kemudian menyalin seluruh isi dari Kitab Sembilan Bulan itu untuk suaminya. Mei Chaofeng dan Chen Xuanfeng murid dari Huang Yaoshi belakangan mencuri kitab hasil salinan tersebut.

Beberapa tahun kemudian, salinan Kitab Sembilan Bulan, yang telah ditatokan Chen Xuanfeng di kulit dadanya, tanpa sengaja jatuh ke tangan Guo Jing, saat Mei Chaofeng bertarung dengan Hong Qigong.

Bertahun-tahun setelah itu, saat Guo Jing dan istrinya Huang Rong, yang sedang mempertahankan benteng Xiang Yang dari serangan kaum Mongolia, melihat bahwa mereka tidak akan bisa bertahan lebih lama lagi, mereka memutuskan untuk menyembunyikan Kitab Sembilan Bulan bersama dengan ilmu silat yang lain, ilmu Delapan Belas Jurus Pukulan Penakluk Naga, ke dalam dua pedang, Pedang Langit dan Golok Naga, yang mereka tempa dari pedang Xuan Tie Jian milik Yang Guo.

Pedang Langit diwariskan Guo Jing kepada putri termudanya Guo Xiang, yang kemudian mendirikan Partai E’Mei. Seratus tahun kemudian, ketua generasi ke-4 Partai E’Mei, Zhou Zhiruo dapat membongkar rahasia Kitab Sembilan Bulan ini dan sempat menggunakannya untuk menimbulkan kekacauan di dunia persilatan pada waktu itu. Nasib dari Kitab Sembilan Bulan setelah itu tidak diketahui lagi.

Jurus Tokoh Utama Lainnya
Wang Chongyang
Pendiri Sekte Quanzhen (Quanzhen Jiao) dan miliki julukan si Dewa Pusat. Jurus andalannya adalah Ilmu Totok Satu Jari (Yi Yang Zhi). Ketujuh muridnya memiliki ilmu Barisan Tujuh Bintang Utara.

Hong Qigong
Ketua Perkumpulan Pengemis (Gai Bang) dan berjulukan si Pengemis Utara, andalannya adalah 18 Jurus Pukulan Penakluk Naga (Xiang Long Shi Ba Zhang) dan Ilmu Tongkat Penggebuk Anjing (Da Gou Bang Fa).

Ouyang Feng
Memiliki julukan si Racun Barat, karena hebat dalam hal racun. Ilmu andalannya adalah jurus Kodok (Ha Ma Gong). Ia memiliki ilmu tongkat yang cukup hebat juga, dan beracun karena di ujung tongkatnya Ouyang Feng menaruh ular beracun.

Duan Zhixing
Dengan julukan si Kaisar Selatan. Terkenal dengan jurus andalannya Ilmu Totok Satu Jari (Yi Yang Zhi), sebenarnya ilmu ini ia dapat dari Wang Chongyang guna menghadapi Jurus Kodok si Racun Barat Ouyang Feng. Ilmu silat aslinya adalah Xian Tian Gong.

Huang Yaoshi
Pemilik Pulau Bunga Persik dan berjulukan si Sesat Timur. Ia seorang yang serba bisa, mengerti ilmu perbintangan, strategi, jebakan, dan menguasai banyak ilmu silat. Yang terkenal adalah sentilan jarinya, ilmu pedang Pi Kong Zhang, dan ilmu serulingnya.

Zhou Botong
Berjulukan si Bocah Tua Nakal, karena sifatnya yang masih kekanak-kanakan meski telah dewasa. Selain menguasai ilmu-ilmu silat Sekte Quanzhen, ia menciptakan ilmunya sendiri: Pukulan Kosong (Kong Ming Quan) yang bisa bercabang ke jurus Tangan Kanan dan Kiri, sehingga seakan-akan seperti dua orang.

Qiu Qianren
Ketua Partai Tapak Besi (Tiezhang Bai). Jurus andalannya, sesuai dengan nama Partainya, adalah Tapak Besi.

Tujuh Orang Aneh dari Selatan
Ilmu silat ke-7 orang ini sebenarnya biasa-biasa saja. Namun mereka terkenal karena mereka ‘lurus’ dan merupakan guru pertama Guo Jing. Kepalanya Ke Zhen'e, si Kelelawar Hantu, memiliki jurus Ilmu Tongkat Menakluki Iblis (Fu Mo Zhang Fa).


Jurus dalam KSPR »


« Rentang Waktu Sejarah Cerita Lain yang Terkait »

Peta Situs Buku Tamu Hubungi Saya
Serial Silat © 2003. All rights reserved. Serial Silat is a registered trademark of TungNing.com.
All copyrights to pictures and story translations belong to their respective owners and translators. Reproduction or reprinting in its whole entirety or parts, on any medium, including the Internet, without permission is prohibited.
HALAMAN MUKA |  RESENSI |  RUANG BACA |  GALERI |  SERBANEKA |  FORUM |  CHAT |  HUBUNGI SAYA