|
|
 |
 |
 |
 |
 |
|
|
 |
ILMU DAN JURUS SILAT |
|
 |
|
|
|
KEMBALINYA SANG PENDEKAR RAJAWALI
Dalam kisah Kembalinya Sang Pendekar Rajawali muncul sebuah Partai bernama Partai Makam Kuno
(Gumu Bai) yang memegang peranan sangat penting. Tokoh utama wanita dan salah satu
tokoh jahat utama dalam KSPR merupakan murid dari Partai Makam Kuno ini. Aliran lain yang
baru muncul dalam KSPR dan memiliki peranan yang menonjol adalah Lembah Tanpa Cinta. Lembah
Tanpa Cinta diketuai oleh si jahat Gongsun Zhi dan kemudian diambil alih oleh istrinya
Qiu Qianchi, yang sama jahatnya.
Jurus Tokoh/Partai Utama
Partai Makam Kuno
Ilmu dasar Partai Makam Kuno adalah (ilmu pukulan) Jaring Langit Jala Bumi, yang
terdiri dari 108 macam pukulan. Ilmu Jaring Langit Jala Bumi dilatih dengan
menepuk/menangkap burung-burung. Salah satu jurus dalam Jaring Langit Jala Bumi
adalah jurus Memburu dengan Cengkeraman, jurus yang pertama kali Yang Guo pelajari
saat belajar kepada Xiao Longnui.
Sedangkan ilmu tertinggi dari Partai Makam Kuno bernama Kitab Hati Gadis Suci. Dengan ilmu inilah
Lin Chaoying, pendiri Partai Makam Kuno, mengalahkan Wang Chongyang (pendiri Sekte
Quanzhen) yang merupakan pendekar dengan ilmu tertinggi pada masanya.
Kitab Hati Gadis Suci terdiri dari 9 bagian, bagian ganjil disebut “Masuk dalam Yin”
dan bagian genap disebut “Mundur dari Yang”, dengan total jurus setidaknya 80 jurus.
Jurus pamungkas Kitab Hati Gadis Suci bernama Jurus
Pedang Hati Gadis Suci, suatu jurus yang memadukan kungfu Kitab Hati Gadis Suci
dengan kungfu Quanzhen (perasaan Lin Chaoying kepada Wang Chongyang sebenarnya
tidak pernah hilang, ketika ia menciptakan bab yang terakhir ia berharap suatu hari
ia dapat kembali bersatu dengan pujaan hatinya itu, sehingga ia menciptakan ilmu
perpaduan antara kungfu Kitab Hati Gadis Suci dengan kungfu Quanzhen). Jurus-jurus
lain dari Kitab Hati Gadis Suci di antaranya: Jurus Melukis Alis, Jurus Berhias
di Balik Tirai, Jurus Menyajikan Nampan, dan Jurus Pukulan Gadis Cantik.
Partai Makam Kuno juga memiliki senjata rahasia, yaitu: Sengat Lebah Giok.
Yang Guo
Karena kecerdasan dan persahabatannya dengan tokoh-tokoh besar silat
pada masa itu, Yang Guo, tokoh utama dari KSPR, mampu menguasai ilmu-ilmu silat (meski
tidak seutuhnya) dari setidaknya 4 dari 5 tokoh silat terhebat masa itu (5 Jagoan Besar).
Ia menguasai ilmu Kodok (Ha Ma Gong) – meski hanya sedikit, terbatas dengan
waktu latihan yang singkat - dan jurus Penangkal Tongkat Penggebuk Anjing dari
si Racun Barat Ouyang Feng. Ia menguasai ilmu silat Sekte Quanzhen dari
si Dewa Pusat Wang Chongyang. Ia juga menguasai Ilmu Tongkat Penggebuk
Anjing (Da Gou Bang Fa) dari si Pengemis Utara Hong Qigong dan dari
si Sesat Timur Huang Yaoshi ia belajar ilmu Sentilan Jeriji Sakti dan ilmu
Pedang Seruling Kemala.
Di samping semua ilmu silat tersebut di atas, Yang Guo pun menguasai ilmu Partai Makam
Kuno (Ilmu Jaring Langit Jala dan Kitab Hati Gadis Suci) dan ilmu Kitab Sembilan Bulan,
yang dipelajarinya dari dan bersama Xiao Longnui.
Meski menguasai berbagai macam ilmu hebat tersebut, namun sebetulnya tidak ada satu pun yang
Yang Guo kuasai secara mendalam. Hal itu baru ia sadari saat menerima teguran dari
Hakim Roda Emas Jinlun Fawang pada suatu waktu. Yang Guo waktu itu bergabung dengan
Jinlun Fawang, setelah mendengar bahwa pembunuh ayahnya adalah Guo Jing dan Huang Rong
(dari Sha Gu). Atas petunjuk itu, Yang Guo pun membentuk kungfu baru, gabungan dari kesemua
ilmu silat yang dia kuasai di atas.
Dalam perjalanan hidupnya kemudian, takdir mempertemukannya dengan seekor Rajawali Raksasa,
yang ‘mempertemukan' Yang Guo dengan majikannya yang telah wafat Dugu Qiubai, seorang pendekar
pedang terhebat di jamannya. Dengan menggunakan Pedang Besi Berat milik Dugu Qiubai, ia
belajar ilmu Pedang Besi Berat dengan berlatih bersama sang Rajawali Raksasa.
Dan dalam penantiannya (akan istrinya Xiao Longnui) selama 16 tahun, Yang Guo menciptakan
ilmu pamungkasnya: ilmu Telapak Duka Nestapa, menyarikan semua ilmu yang telah ia pelajari
selama ini. Ilmu Telapak Duka Nestapa terdiri dari 117 jurus, di antaranya: Jurus Entah Dari Mana,
Jurus Mengeduk Air, Jurus Telapak Duka Nestapa Hilang Ingatan, Jurus Keinginan Ada Tenaga Kurang,
Jurus Mayat Berjalan, dan Jurus Derita Tanpa Akhir. Ilmu ini sangat bergantung kepada
suasana hati dan emosi.
Xiao Longnui
Selain menguasai ilmu silat Partai Makam Kuno sampai tingkatnya yang paling tinggi
(Ilmu Jaring Langit Jala dan Kitab Hati Gadis Suci) Xiao Longnui, tokoh utama wanita
dari KSPR, juga menguasai ilmu Kitab Sembilan Bulan dan ilmu Tangan Kiri dan Kanan
dari si Bocah Tua Nakal Zhou Botong.
Xiao Longnui juga mampu memerintah lebah-lebah untuk menyerang musuh dan dapat
menggunakan pita-pita jubahnya sebagai senjata. Ia menggunakan Jarum Sengat Lebah
Giok sebagai senjata rahasia atau untuk pertempuran jarak jauh.
Jurus Tokoh Jahat
Hakim Roda Emas Jinlun Fawang
Senjata andalah Hakim Roda Emas adalah lima buah roda yang terbuat dari emas, perak, tembaga,
besi, dan timah.
Jurus-jurusnya antara lain: Jurus Naga Mengerahkan Tenaga, Jurus Bayangan Naga, Jurus
Naga Menjelma, Lima Roda Menyatu, dengan
jurus terhebatnya Jurus Naga Memindahkan Tenaga. Jurus Naga Memindahkan Tenaga terdiri dari
13 tingkat secara keseluruhan, tidak ada yang pernah mencapai tingkatnya yang paling tinggi,
dan hanya sedikit saja yang bisa mencapai tingkat yang kesepuluh.
Jinlun Fawang adalah satu yang bisa menguasainya sampai tingkat yang kesepuluh.
Li Mochou
Kakak seperguruan Xiao Longnui yang membangkang dari partainya ini memiliki senjata
rahasia yang sangat beracun Jarum Giok Beracun dan Jarum Perak Es. Obat penawar
racunnya tercatat dalam kitab “Rahasia Lima Racun”, yang satu waktu sempat dicuri
oleh Lu Wushuang dan dipelajari isinya oleh Yang Guo.
Ilmu terhebat Li Mochou adalah ilmu Tapak Lima Racun dan hudtim.
Gongsun Zhi
Gongsun Zhi menggunakan sepasang senjata, golok emas bergerigi dan pedang hitam,
sebagai senjata utamanya. Jurus terhebatnya dikenal dengan nama Jurus Golok Yin-Yang.
Selain itu ia juga memiliki ilmu Pertahanan Titik Darah, sehingga tidak mudah untuk
menotoknya, dan ilmu Formasi Jala.

|
|
|
|
|

Pada akhir cerita Kembalinya Sang Pendekar Rajawali muncul kitab ‘pasangan’ dan
tandingan (yang konon dapat menandingi kehebatan) Kitab Sembilan Bulan
(Jiu Yin Zhen Jing): Kitab Sembilan Matahari
(Jiu Yang Zhen Jing). Kitab ini memegang peranan penting
di bagian ke-3 dari Trilogi Rajawali, kisah Pedang Langit dan Golok Naga.
|
|
|
|
|

|
|
 |
 |
 |
 |
 |

|
|
 |
|
 |